Kamis, 22 Agustus 2013

Berita Tentang Jakarta III

Bus Tingkat Beroperasi Desember

BERITAJAKARTA.COM — 22-08-2013 16:04
Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jakarta, Pemprov DKI akan mengoperasikan 5 bus tingkat dengan kapasitas 50-60 tempat duduk. Namun lima bus tingkat yang dibeli seharga Rp 17,5 miliar itu baru akan beroperasi pada Desember mendatang. 

Selain melayani pusat perbelanjaan, seperti Ratu Plaza atau Sarinah pada tahap pertama, rencananya bus tingkat juga akan melayani turis lokal dan mancanegara, mulai dari Blok M hingga Monumen Nasional (Monas).

Pengadaan kelima bus tingkat itu melalui proses lelang. Lelang pengadaan dan pengelolaan atau double decker akan dilakukan pada akhir bulan Agustus ini. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta tidak membatasi peserta yang akan mengikuti proses beauty contest tersebut. Namun diutamakan yang memiliki pengalaman mengelola city tour.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, pengadaan dan pengelolaan sebanyak lima bus tingkat itu akan diproses melalui beauty contest. Siapapun boleh mengikuti beauty contest, namun tetap memiliki standar yang baik. "Akhir bulan ini lelangnya kita buka. Karena saat ini masih dalam tahap perencanaan," kata Arie, Kamis (22/8).

Dikatakan Arie beberapa standar yang harus dipenuhi oleh peserta lelang di antaranya memiliki pengalaman mengelola city tour, memiliki standar pengamanan bus pariwisata yang baik, memiliki pool, dan memiliki sistem prosedur untuk merawat kendaraan. Peserta lelang akan diseleksi secara ketat untuk menentukan perusahaan mana yang paling cocok untuk dapat mengadakan dan mengelola bus tingkat. "Pelayanan menjadi syarat utama, karena harus memenuhi kebutuhan turis domestik maupun internasional," ujarnya.

Menurut Arie saat ini masih terus dibahas mengenai pengadaan bus untuk menunjang pariwisata di ibu kota ini, yang meliputi perencanaan desain, warna maskot, kelengkapan interior, rute, jam operasional, dan sebagainya. Tak hanya melayani wisatawan mancanegara, bus tingkat ini juga melayani wisatawan lokal. Sedangkan untuk rute keliling bus tingkat pariwisata, kini pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI sedang mengkajinya bersama Asosiasi Travel Agency (Asita). Namun, yang jelas rute itu harus berorientasi kepada pasar. Bus akan berhenti di destinasi wisata Jakarta, seperti museum, Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), maupun aset kesenian Pemprov DKI lainnya.

Untuk tahap pertama, wisatawan yang ingin berkeliling dan berwisata di Jakarta menggunakan bus tingkat tidak dikenakan biaya. Karena bus tingkat ini memang diadakan untuk menunjang periwisata di ibu kota. "Siapapun yang naik, gratis," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar